sewa ambulance

Info

5 masalah gizi yang mungkin terjadi pada bayi dan cara mengatasinya

Sejak awal lahir, memperhatikan semua asupan gizi harian merupakan salah satu hal penting yang harus dipenuhi oleh kebutuhan gizi bayi. Sayangnya, asupan nutrisi harian bayi terkadang tidak sesuai dengan kebutuhannya sehingga menimbulkan masalah bagi tumbuh kembang si kecil. Gangguan atau masalah nutrisi apa yang membuat bayi berisiko?

Berbagai masalah gizi pada bayi

Status gizi bayi sebenarnya mulai terbentuk sejak ia dalam kandungan hingga menginjak usia dua tahun. Rentang waktu ini juga dikenal sebagai 1000 hari pertama kehidupan dimulai dari awal kehamilan atau masa emas.

Selama 1000 hari pertama atau masa emas, diharapkan bayi mendapatkan asupan gizi harian sesuai kebutuhannya.

Pasalnya, selama 1000 hari pertama pertumbuhan tubuh dan otak bayi berkembang sangat pesat.

Asupan nutrisi yang cukup selama dalam kandungan hingga bayi menginjak usia dua tahun akan membuatnya lahir dan tumbuh dengan baik.

Sebaliknya jika asupan gizi bayi tidak tercukupi secara optimal, kondisi ini dapat menyebabkan tumbuh kembangnya mengalami hambatan.

Padahal, pertumbuhan dan perkembangan si kecil yang terhambat bisa jadi sulit untuk diperbaiki sehingga pada akhirnya akan berdampak pada kehidupan dewasanya.

Bayi bisa saja mengalami masalah gizi karena asupan gizi harian yang kurang. Untuk lebih memahami, berikut beberapa masalah gizi pada bayi yang mungkin terjadi:

1. Masalah gizi pada bayi berat lahir rendah

sindrom marfan adalah sindrom marfan

Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah gizi pada bayi. Sesuai dengan namanya, kondisi berat badan lahir rendah ini terjadi ketika bayi baru lahir memiliki berat badan di bawah kisaran normal.

Idealnya, bayi baru lahir tergolong berat badan normal jika hasil pengukuran berada pada kisaran 2,5 kilogram (kg) atau 2.500 gram (gr) hingga 3,5 kg atau 3.500 gram.

Jadi, bila berat badan bayi baru lahir di bawah 2.500 gram menandakan dia mengalami gangguan gizi berupa BBLR.

Namun, perlu Anda ingat bahwa kisaran berat badan normal berlaku untuk bayi baru lahir pada usia kehamilan 37-42 minggu.

Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), beberapa kelompok BBLR pada bayi adalah:

  • Berat badan lahir rendah (BBLR): berat badan lahir kurang dari 2.500 g (2,5 kg)
  • Berat lahir sangat rendah (BBLR): berat lahir dalam kisaran 1.000 sampai kurang dari 1.500 g (1 kg sampai kurang dari 1,5 kg)
  • Berat badan lahir sangat sangat rendah (BBLR): berat badan lahir kurang dari 1.000 gram (kurang dari 1 kg)

Tindakan penanganan

Metode pengobatan bayi berat lahir rendah biasanya disesuaikan dengan gejala, usia, dan kesehatan secara umum.

Dokter juga akan menilai seberapa parah kondisi si kecil untuk menentukan pengobatan yang tepat.

Mengutip dari University of Rochester Medical Center, pengobatan untuk masalah pada bayi dengan berat badan lahir rendah yaitu:

  • Bayi mendapat perawatan khusus di unit perawatan intensif neonatal (NICU)
  • Monitoring suhu kamar bayi
  • Bayi diberi makanan khusus, baik melalui selang yang mengalir langsung ke perut atau melalui saluran infus yang menuju ke pembuluh darah.

Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan pemberian ASI pada bayi yang mengalami BBLR sejak lahir. Padahal, akan lebih baik lagi jika pemberian ASI dilanjutkan selama enam bulan penuh alias ASI eksklusif.

2. Masalah gizi bayi yang buruk

ciri-ciri bayi tunanetra

Gizi buruk merupakan salah satu dari beberapa masalah gizi pada bayi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan energi dan kebutuhan gizi sehari-hari.

Dengan kata lain, bayi dengan asupan harian yang kurang gizi cenderung lebih sedikit dan tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuhnya.

Berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri pada bayi, bayi termasuk dalam kelompok gizi buruk jika pengukuran berat badan menurut tinggi badannya di bawah normal.

Soalnya, pengukuran berat dan tinggi badan bayi memiliki satuan yang disebut standar deviasi (SD).

Normalnya, bayi dikatakan gizi baik jika berat badannya berdasarkan tinggi badannya berada pada kisaran -2 SD sampai 2 SD.

Sedangkan jika anak Anda kurang gizi, ukurannya berkisar antara -3 SD hingga kurang dari -2 SD.

Lebih lanjut WHO menjelaskan, masalah gizi buruk pada bayi dapat berupa stunting, wasting, berat badan rendah, hingga kekurangan vitamin dan mineral.

Padahal, mineral dan vitamin untuk bayi termasuk dalam porsi kecil nutrisi yang asupannya tidak boleh kurang. Masalah gizi kurang pada bayi tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi sudah terbentuk akibat gizi buruk dalam waktu yang lama.

Bayi yang kurang gizi bisa mengalami gizi buruk sejak lahir maupun sejak lahir.

Kondisi ini bisa disebabkan karena asupan gizi bayi yang kurang atau karena bayi sulit makan.

Tindakan penanganan

Bayi yang kurang gizi sangat disarankan untuk mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan penuh. Namun, perawatan ini hanya berlaku untuk bayi di bawah usia enam bulan.

Sedangkan bayi di atas enam bulan yang kurang gizi dapat diatasi dengan pemberian makanan pendamping (MPASI).

Lengkap disini artinya dapat memenuhi segala kebutuhan gizi si kecil. Selain itu, disarankan agar Anda tidak melewatkan camilan atau camilan bayi di antara waktu makan utama.

Bila perlu, bayi dapat diberikan makanan padat yang diperkaya atau ditambah dengan berbagai zat gizi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sesuaikan juga menu MPASI dengan nafsu makan bayi untuk membantu menambah nafsu makannya.

3. Masalah malnutrisi pada bayi

Bab 6 bulan bayi sulit

Masalah gizi lain pada bayi adalah gizi buruk. Gizi buruk adalah kondisi dimana berat badan menurut tinggi badan bayi turun jauh dari kisaran yang semestinya.

Permenkes No. 2/2020 tentang Standar Antropometri Anak menjelaskan bahwa ukuran bayi gizi buruk kurang dari -3 SD.

Karena malnutrisi mencakup beberapa masalah, begitu pula malnutrisi.

Gizi buruk pada bayi terbagi menjadi kwashiorkor, marasmus, dan marasmus-kwashiorkor.

Marasmus adalah kondisi gizi buruk akibat asupan energi yang tidak mencukupi. Kwashiorkor adalah masalah malnutrisi yang disebabkan oleh kurangnya asupan protein pada bayi.

Meski marasmus-kwashiorkor merupakan kombinasi keduanya, hal ini menjadi masalah karena asupan protein dan energinya kurang dari yang seharusnya.

Tindakan penanganan

Pengobatan gizi buruk pada bayi nantinya akan disesuaikan kembali dengan kondisinya, misalnya mengalami marasmus, kwashiorkor, atau marasmus kwashiorkor.

Jika bayi mengalami marasmus, pengobatan dapat dilakukan dengan memberikan susu formula F 75.

Formula F 75 diolah dari gula, minyak nabati, dan protein susu yang disebut kasein yang dicampur menjadi satu.

Selain itu, asupan makanan bayi harian juga akan diatur agar mengandung zat gizi yang cukup, termasuk kalori dan karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Layaknya bayi dengan marasmus, malnutrisi berupa kwashiorkor pada bayi juga membutuhkan susu formula F 75.

Namun pemberian makan sehari-hari biasanya akan sedikit berbeda karena si kecil harus mendapatkan makanan sumber kalori termasuk gula, karbohidrat dan lemak.

Setelah itu, bayi dapat diberikan sumber makanan dengan kandungan protein tinggi untuk memenuhi kebutuhan yang lebih rendah.

Demikian pula penanganan kasus marasmus-kwashiorkor pada bayi dapat dilakukan dengan menggabungkan dua pengobatan sebelumnya.

Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

4. Masalah gizi berlebih pada bayi

kebutuhan lemak untuk bayi

Masalah gizi lain yang bisa dialami bayi adalah gizi berlebih. Overnutrition alias overnutrition adalah kondisi dimana berat badan menurut tinggi badan anak berada di atas batas normal.

Bayi dengan gizi lebih dapat mengalami salah satu dari dua kondisi, yaitu antara kelebihan berat badan (kegemukan) dan obesitas pada bayi.

Bayi dikatakan kelebihan berat badan saat pengukuran berada di kisaran +2 SD hingga +3 SD. Sedangkan obesitas berbeda dengan lemak biasa karena ukurannya di atas +3 SD.

Tindakan penanganan

Cara terbaik untuk mengatasi masalah gizi berlebih pada bayi adalah dengan mengatur asupan makanan dan minuman hariannya.

Sebisa mungkin jaga asupan makanan dan minuman si kecil setiap hari agar berat badan tidak bertambah.

Gantilah gangguan seperti roti manis dengan buah untuk bayi. Bayi usia 0-2 tahun yang mengalami obesitas tidak perlu mengurangi asupan kalori hariannya.

Dokter biasanya menganjurkan untuk mempertahankan dan mengurangi penambahan berat badan.

Jadi, Anda harus tetap mengontrol jumlah kalori yang sesuai agar tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan pada periode 0-2 tahun, bayi berada dalam proses pertumbuhan yang linier.

Artinya, status gizi anak di masa depan atau saat dewasa akan sangat ditentukan oleh kondisi mereka saat ini.

Jika bayi sudah memasuki masa MPASI, namun dengan porsi dan jadwal makanan padat bayi di luar aturan normal, coba perbaiki kembali.

Beri bayi frekuensi dan porsi makanan yang tepat sesuai usianya.

Jika ternyata dokter menganjurkan agar si kecil mengurangi asupan kalori hariannya, biasanya si kecil akan mendapatkan anjuran menu khusus.

Hal ini bertujuan agar kebutuhan bayi terpenuhi dengan baik dan tidak menyebabkan kekurangan zat gizi tertentu yang berisiko menghambat tumbuh kembangnya.

5. Masalah gizi dengan stunting pada bayi

Tay Sachs adalah

Stunting merupakan gangguan perkembangan pada tubuh bayi. Kondisi ini membuat tinggi atau panjang bayi tidak sesuai dengan rata-rata anak seusianya.

Stunting pada bayi bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Jika tidak segera dikenali dan ditangani dengan tepat, stunting dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif bayi dan menjadi kurang optimal di kemudian hari.

Hal ini dikarenakan kondisi bayi kerdil umumnya sulit untuk kembali normal padahal sudah terlanjur terjadi.

Penilaian stunting pada bayi dan anak kecil biasanya dilakukan dengan menggunakan Grafik Pertumbuhan Anak (IPK) Organisasi Kesehatan Dunia.

Bayi dikatakan stunting bila hasil pengukuran panjang atau tinggi badan menunjukkan angka di bawah -2 standar deviasi (SD).

Simpangan baku adalah satuan yang digunakan untuk mengukur panjang atau tinggi bayi. Masalah gizi stunting pada bayi dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Faktor-faktor tersebut antara lain gizi ibu selama hamil, kondisi sosial ekonomi keluarga, asupan gizi bayi, dan kondisi kesehatan bayi.

Secara lebih rinci, kondisi kesehatan dan asupan gizi ibu sebelum, selama dan setelah melahirkan dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi.

Selain itu, perawakan pendek, remaja yang terlalu muda untuk hamil, dan terlalu dekat dengan kehamilan juga berisiko menyebabkan terjadinya stunting pada bayi.

Sedangkan pada bayi, kegagalan pemberian ASI eksklusif dan penyapihan dini (makanan padat) merupakan beberapa faktor penyebab stunting.

Tindakan penanganan

Penanganan masalah gizi dengan stunting pada bayi dapat dilakukan dengan melakukan parenting (peduli). Pola asuh ini meliputi inisiasi menyusu dini (IMD) saat lahir kemudian pemberian ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan.

Selanjutnya bayi juga harus diberikan makanan pendamping (MPASI) sampai usia 2 tahun untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Jangan lupa juga perhatikan frekuensi pemberian ASI untuk bayi stunting, seperti:

Jika bayi disusui:

  • Usia 6-8 bulan: makan 2 kali atau lebih dalam sehari
  • 9-23 bulan: 3 kali makan per hari atau lebih

Jika bayi tidak menyusu:

  • Usia 6-23 bulan: makan 4 kali atau lebih dalam sehari

Ketentuan ini frekuensi makan minimum (MMF) alias frekuensi makan minimum. MMF dapat diterapkan pada bayi pendek berusia 6-23 bulan dalam segala kondisi.

Kondisi tersebut antara lain bayi usia 6-23 bulan yang menerima atau tidak lagi mendapat ASI dan sudah makan makanan padat (lunak, padat, atau diberi susu formula karena sudah tidak mendapat ASI).

Kondisi tersebut di atas memerlukan perhatian khusus dari dokter. Oleh karena itu Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Pos 5 masalah gizi yang mungkin terjadi pada bayi dan cara mengatasinya muncul pertama kali Hello Sehat.

Hidup Sehat, Kunci Menuju Bahagia Lansia di Hari Tua

Memiliki tubuh yang fit hingga usia tua adalah harapan dan impian kebanyakan orang. Seiring bertambahnya usia, perubahan fungsi dan resistensi tampaknya sulit dihindari, tetapi dapat diantisipasi. Salah satu kunci lansia untuk tetap fit adalah menjalani dan menikmati hidup dengan cara yang benar yaitu dengan gaya hidup sehat.

Fitnes penting agar lansia dapat menikmati hidup

Dikutip dari jurnal yang diterbitkan pada tahun 2019, "Kesehatan adalah bagian terpenting dari kualitas hidup, selebihnya hanyalah tambahan."

Anggapan kesehatan bagi lansia biasanya ditentukan oleh kebugaran dan kemampuan untuk tetap aktif atau tidak aktif masalah kesehatan kemampuan fisik, mental, dan kognitif. Oleh karena itu, fitnes menjadi kunci utama bagi para lansia untuk menikmati hidup.

Kebugaran erat kaitannya dengan kondisi fisik yang prima. Beberapa hal yang bisa menggambarkan tubuh yang fit seperti tulang yang kuat, menjaga stamina, sehingga tidak mengalami masalah persendian yang dapat membatasi pergerakan.

Dengan bugar secara fisik di masa tua, Anda bisa melakukan lebih banyak aktivitas tanpa mengalami gangguan kesehatan. Misalnya, para lansia bisa menghabiskan waktu untuk liburan, bermain bersama keluarga, dan melakukan hobi yang populer. Ini termasuk bagaimana menikmati hidup.

Selain itu, kesehatan mental juga berperan dalam kesehatan dan kesejahteraan para lansia. Laporan dari Kesehatan Mental Amerika, kebahagiaan adalah bagian penting dari kesehatan. Kesehatan mental yang terganggu dapat dengan mudah menyebabkan stres, depresi, dan gangguan mental lainnya. Jika dialami dalam waktu yang lama, gangguan jiwa ini menjadi faktor risiko berbagai jenis penyakit, seperti penyakit jantung, obesitas, dan gangguan pencernaan.

Orang yang bahagia tidak hanya bisa menikmati hidup, tapi juga bisa memperpanjang umur. Ini dibuktikan dengan jurnal isu Perpustakaan Kedokteran Nasional A.S. 2015 berjudul Ilmu Sosial & Kedokteran.

Studi tersebut menemukan bahwa kelompok yang dilaporkan "sangat bahagia" memiliki risiko kematian yang paling rendah. Jumlah ini 6% lebih rendah dari kelompok "cukup bahagia" dan 14% lebih rendah dari kelompok "tidak bahagia".

Saat mereka senang, para lansia akan semakin semangat melakukan berbagai aktivitas. Ini secara langsung atau tidak langsung dapat membantu meningkatkan kebugaran dengan tetap aktif dan mengurangi risiko masalah kesehatan. Orang tua juga bisa bersenang-senang.

Apa yang dapat dilakukan orang lanjut usia untuk menikmati hidup dan tetap bugar?

Lansia perlu menerapkan gaya hidup sehat yang mencakup kondisi kesehatan fisik dan mental. Untuk melakukan hal tersebut, berikut beberapa cara dan tips yang diharapkan dapat membantu para lansia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Miliki hobi dan lingkungan yang nyaman di dekatnya

Situasi di tengah pandemi Covid-19 mengharuskan setiap orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Kini penting bagi para lansia untuk menemukan dan menjalankan berbagai aktivitas yang mereka sukai atau hobinya guna merangsang otak untuk bekerja. Beberapa aktivitas untuk menghabiskan waktu di rumah, seperti mulai berkebun, olahraga ringan dengan berjalan kaki, dan melukis.

Bahkan, penelitian menyarankan bahwa memiliki hewan peliharaan juga dapat membantu meningkatkan kebahagiaan. Lansia bisa memelihara kucing atau kenari yang mudah dirawat. Selain itu, lingkungan yang menyenangkan dan nyaman di sekitar rumah tidak kalah pentingnya.

Perhatikan asupan makanan Anda

Menikmati hidup bukan berarti bisa makan sesuka hati. Ini sebenarnya berlaku untuk semua usia, tapi ditekankan untuk orang tua.

Diet sehat artinya makan makanan yang seimbang. Laporan dari halaman resmi Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan A.S., berikut beberapa tips dalam mengatur asupan makanan.

  • Prioritaskan makanan berserat tinggi seperti roti gandum, sayuran hijau tua (seperti bayam dan brokoli), dan buah.
  • Kurangi atau hindari gorengan. Pilih hidangan yang diolah dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus.
  • Tingkatkan asupan suplemen nutrisi seperti susu yang diperkaya. Pilih susu yang memiliki kandungan lengkap, seperti vitamin D, prebiotik dan probiotik, kalsium dan protein – terutama yang bermanfaat bagi lansia yaitu whey protein.
  • Pastikan untuk selalu menjaga kadar air dalam tubuh.

Gerakan teratur dan aktivitas fisik

Berbagai manfaat kesehatan dari aktivitas fisik secara teratur adalah:

  • Membantu meningkatkan kualitas tidur,
  • Tingkatkan nafsu makan
  • Menurunkan resiko penyakit jantung
  • Meningkatkan kebugaran, kekuatan, dan keseimbangan tubuh.

Jika Anda sudah lama tidak berolahraga, mulailah dengan latihan atau gerakan ringan dan secara bertahap tingkatkan tingkat kesulitan dengan setiap latihan.

Pedoman Aktivitas Fisik Australia Dorong para manula untuk melakukan latihan intensitas sedang setidaknya 30 menit setiap hari. Tidak perlu segera berolahraga selama 30 menit, lakukan secara bertahap seperti tiga kali sehari selama 10 menit. Jenis latihan yang bisa dilakukan lansia, seperti berjalan kaki, bersepeda, berolahraga, atau jogging.

Para lansia perlu menikmati pola hidup sehat agar tubuhnya tetap bugar. Asupan makanan bergizi, kesehatan mental, dan fisik adalah kuncinya. Kondisi fisik yang bugar berdampak positif bagi kesehatan karena dapat menurunkan berbagai risiko kesehatan dan dapat memperpanjang usia.

Postingan Hidup Gaya Hidup Sehat Kunci Menuju Lansia Bahagia di Hari Tua muncul untuk pertama kalinya di Halo Sehat.

Kapan Si Kecil Bisa Makan Yogurt? Cara Memilih Yogurt yang Sehat

Yogurt merupakan makanan kaya protein yang dapat membantu pencernaan. Yogurt tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa, anak-anak juga membutuhkannya. Namun, sejak kapan anak bisa mulai mengonsumsi yogurt? Apa yang harus menjadi yogurt untuk anak-anak?

Pada usia berapa orang tua dapat memberikan yogurt kepada anak?

perkembangan bayi pada usia 11 minggu

Yogurt bukan hanya susu kental, tapi juga susu hasil fermentasi. Dilaporkan di halaman Sangat bagus, yogurt dapat diberikan kepada seorang anak sejak ia berusia 6 bulan.

Pada usia 6 bulan, anak sudah bisa mulai mengonsumsi makanan yang lebih padat dari sebelumnya, yaitu hanya ASI.

Jika masih cemas masih terlalu dini berikan yogurt, bisa diberikan pada usia 9 atau 10 bulan. Kebanyakan orang tua memperkenalkan yogurt pada usia 9 atau 10 bulan.

Yang jelas, porsi yoghurt yang dianjurkan untuk anak usia 8-12 bulan adalah ¼ atau ½ gelas. Saat anak Anda berusia 12-24 bulan, Anda bisa memberinya lebih dari ½ cangkir yogurt.

Selain mempertimbangkan kapan akan memberikannya, Anda juga harus berhati-hati dengan jenis yogurt yang Anda beli.

Hati-hati memilih yogurt untuk anak-anak

Yogurt memang bisa menjadi camilan sehat untuk anak. Namun, yogurt juga bisa makanan cepat saji untuk anak-anak. Ini karena beberapa merek yogurt mengandung tambahan pemanis buatan, pewarna buatan, sirup jagung fruktosa tinggi, dan zat pengental. Yogurt seperti ini sebaiknya dihindari dan tidak diberikan pada si kecil.

Selain itu, pilih yogurt asli yang memang mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang dapat memperlancar pencernaan. Untuk mengetahui apakah suatu produk mengandung probiotik, sebaiknya baca label makanan sebelum membelinya.

Jika ada label produk yang mengandung bakteri aktif, berarti bakteri baik yang ada di dalam yogurt masih hidup dan belum dimusnahkan dengan proses pembuatan yogurt.

Anda juga sebaiknya memilih yogurt tawar, hal ini untuk mengurangi kemungkinan penambahan pemanis dan pewarna yang tidak perlu untuk anak.

Baca juga informasi nilai gizi yang tertera pada yogurt kemasan untuk tambahan gula. Biasanya kandungan gula laktosa cukup aman untuk si kecil karena berasal secara alami dari yogurt, bukan tambahan pemanis.

Jika ada kata gula atau kristal tebu, pemanis gaung, sirup jagung, fruktosa, dekstrosa, maltosa, sirup malt, sukrosa, perhatikan berapa jumlahnya. Lebih disukai yang tidak mengandung tambahan gula atau yang mengandung sedikit gula tambahan.

Jika anak Anda berusia di bawah 2 tahun, tidak disarankan untuk memberikan yogurt dengan label rendah lemak

Bagaimana jika anak saya alergi susu bolehkah saya makan yogurt?

alergi anak

Jika si kecil alergi protein susu. Sebaiknya yogurt jangan dulu diberikan pada anak. Diskusikan dengan dokter dulu, apakah mungkin memberi anak yogurt. Pasalnya, yogurt juga mengandung laktosa seperti susu meski kandungan laktosanya sedikit berbeda.

Jika Anda tidak tahu pasti kondisinya, cobalah dan lihat efeknya. Setelah Anda memberinya yogurt, tunggu minimal 3 hari ke depan jika ada reaksi alergi pada anak.

Selama 3 hari ke depan, jangan berikan makanan baru lainnya agar anda bisa melihat penyebab dan efek yogurt pada tubuh anak.

Gejala umum dari reaksi alergi meliputi, bintik merah, gatal, bengkak di sekitar bibir atau mata, muntah dalam waktu dua jam setelah makan makanan baru.

Jika gejala ini terjadi, anak Anda mungkin memiliki alergi. Pastikan kondisinya ke dokter anak.

Cara menyiapkan yogurt untuk anak-anak

yogurt Yunani

Setelah memilih yogurt tawar, Anda bisa mencampurkannya dengan buah kesukaan anak yang sudah dipotong kecil-kecil sesuai kemampuan makannya.

Selain itu, Anda juga bisa membuat makanan lunak dari campuran buah-buahan seperti mangga atau strawberry. Setelah diblender, tambahkan yogurt tawar ini dan buat smoothie.

Pos Kapan Si Kecil Bisa Makan Yogurt? Cara Memilih Yogurt Sehat muncul pertama kali Halo Sehat.

Pada usia berapa bayi bisa diberi madu?

Madu merupakan pemanis alami dengan warna kuning kecoklatan yang khas. Berkat rasanya yang manis dan segudang khasiat di baliknya, madu menjadi favorit banyak orang, termasuk bayi. Namun bagi Anda yang memiliki bayi, mungkin Anda sering bertanya-tanya apakah aman jika si kecil diberikan madu sejak dini? Adakah patokan usia terbaik untuk mengenalkan madu pada bayi?

Kapan boleh memberikan madu untuk bayi?

minum madu

Sebagai orang tua yang memiliki bayi, Anda mungkin perlu meluangkan lebih banyak waktu untuk mengajar dan memantau segala sesuatu yang berkaitan dengan perkembangan si kecil.

Mulai dari mengajaknya bermain, mengajarinya berbicara, memperhatikan perkembangan perilakunya, hingga mengenalkannya pada makanan padat (MP-ASI).

Selain diberikan ASI setelah usia 6 bulan, pemberian makanan padat juga dapat disertai dengan susu formula.

Nah, salah satu sumber makanan yang sering diminta untuk diberikan pada bayi adalah madu. Ini karena madu memiliki rasa manis alami dengan tekstur lembut dan beragam nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Tak hanya itu, kata dia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Keputusan orang tua untuk memberikan madu kepada bayi karena memiliki beberapa manfaat.

Manfaat bayi mengkonsumsi madu misalnya dapat menjaga kekuatan tubuh. Daya tahan tubuh bayi yang kuat dapat membantunya terhindar dari berbagai penyakit.

Di sisi lain, madu juga sering digunakan sebagai obat herbal tradisional untuk meredakan gejala batuk dan sulit tidur.

Gejala seperti batuk dan sulit tidur biasanya dialami oleh anak-anak yang bermasalah dengan infeksi saluran pernapasan bagian atas.

Hal ini membuat banyak orang tua beranggapan bahwa madu untuk bayi aman diberikan pada segala usia. Padahal kenyataannya tidak semudah itu.

Menurut asosiasi dokter anak di Amerika Serikat, American Academy of Pediatrics (AAP), waktu paling aman untuk memberikan madu pada bayi adalah saat mereka berusia 12 bulan atau 1 tahun.

Aturan pemberian madu pada bayi berlaku untuk madu murni dan olahan. Selain itu, aturan ini berlaku tidak hanya untuk madu asli dalam bentuk cair, tetapi juga untuk semua makanan yang diolah dengan madu.

Bagaimana cara mengenalkan madu pada bayi?

manfaat madu mentah

Sesuai aturan sebelumnya, Anda tidak perlu terburu-buru memberikan madu untuk bayi. Berikan madu di dalamnya makanan bayi pada waktu terbaik untuk usianya.

Sebaiknya biarkan si kecil mencicipi sedikit madu terlebih dahulu sebagai langkah pertama dalam proses pengenalan makanan.

Setelah itu, coba tunggu sekitar tiga hingga empat hari jika ingin beralih memperkenalkan jenis makanan lain.

Tujuannya agar Anda bisa menilai apakah bayi alergi madu atau tidak. Jika Anda memberi diri Anda makanan jenis baru selama beberapa hari berturut-turut setelah mengenalkan madu, ketakutan itu akan membuat kebingungan.

Artinya, Anda mungkin kesulitan mengetahui makanan mana yang menyebabkan gejala alergi pada bayi.

Setelah bayi Anda tidak menunjukkan gejala alergi apa pun, Anda dapat mulai memberinya madu, baik sebagai makanan maupun minuman.

Pastikan Anda menyajikan makanan yang dapat menarik perhatian bayi untuk mencicipi madu, misalnya mencampurkan madu dengan yogurt, oatmeal, smoothie, Dll

Sebisa mungkin ciptakan kesan yang baik untuk bayi pengalaman pertama makan madu. Setelah Anda mengenalkan madu pada bayi Anda, biasanya ada dua kemungkinan.

Bayi dapat menyukai atau menolaknya pada awalnya dan hanya benar-benar menyukainya setelah beberapa kali mencoba.

Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 10-15 kali percobaan untuk memberikan madu kepada bayi sebelum menyimpulkan bahwa dia benar-benar tidak menyukainya.

Jika tidak suka madu, bisa jadi bayi sulit makan makanan yang mengandung madu.

Hati-hati, madu juga berisiko menimbulkan penyakit!

bayi itu tidak menangis

Tak hanya dikhawatirkan bisa menyebabkan tersedak atau alergi jika diberikan pada bayi berusia kurang dari satu tahun.

Peluncuran dari halaman Kesehatan Anak-Anak Alasan utama ibu tidak boleh terlalu dini memberikan madu kepada bayi adalah karena madu mengandung spora dari bakteri Clostridium botulinum.

Bakteri ini bisa hidup dan berkembang di sistem pencernaan bayi, bahkan menghasilkan racun yang merugikan dan merugikan botulisme.

Proses botulisme pada bayi terjadi akibat mengonsumsi madu untuk tujuan apa pun karena flora normal di usus bayi belum sempurna.

Hal tersebut membuat flora di usus tidak mampu bersaing dengan spora yang masuk ke saluran pencernaan bayi.

Perbedaan tingkat keasaman atau pH pada saluran pencernaan memungkinkan terjadinya pertumbuhan spora Clostridium botulinum masuk ke saluran pencernaan.

Kemudian spora akan terkumpul di usus besar dan mulai bekerja menghasilkan toksin botulinum yang menyebabkan penyakit pada bayi.

Sedangkan pada anak-anak dan orang dewasa, madu tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Ini karena flora normal di usus anak-anak dan orang dewasa mampu bersaing dengan spora di saluran pencernaan.

Bayi yang mengalami botulisme akan menunjukkan beberapa gejala awal antara lain sembelit atau sembelit, lemas, nafsu makan bayi menurun, dan kejang.

Gejala awal botulisme biasanya muncul dalam 12-36 jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri.

Jika Anda melihat tanda-tanda botulisme pada bayi, segera periksakan ke dokter sebelum terlambat.

Diagnosis dini dapat meningkatkan peluang bayi Anda untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan mencegah bayi mengalami masalah gizi.

Pada beberapa kasus yang parah, botulisme dapat mengganggu pernapasan karena membuat otot tidak dapat bekerja secara maksimal yang berujung pada kematian.

Atas dasar ini, bayi tidak disarankan mengonsumsi madu jika usianya kurang dari 12 bulan atau 1 tahun.

Adakah alternatif madu untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun?

potong buahnya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, madu tidak dianjurkan untuk bayi yang belum berusia 12 bulan atau 1 tahun.

Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko bayi mengalami penyakit botulisme (botulisme bayi). Tapi jangan khawatir, jika ingin menambahkan pemanis alami pada makanan, minuman, atau bahkan jajanan bayi, coba buat jus.

Anda bisa membuat jus sendiri dengan memeras atau menghancurkan buah segar yang matang. Buah segar ini bisa dipilih buah apa saja untuk bayi yang biasa diberikan.

Selain rasanya yang enak, jus buah juga mengandung berbagai nutrisi termasuk vitamin untuk bayi.

Pada dasarnya jus buah memiliki rasa yang manis seperti buahnya, sehingga bisa langsung dicampur dengan makanan atau minuman bayi.

Namun, Anda juga bisa menambahkan air dan gula ke dalam cairan jus untuk menyesuaikan rasa dan tekstur dengan selera Anda.

Meski tekstur dan rasa sari buah sangat berbeda dengan madu, setidaknya bisa membantu menambah rasa alami pada makanan dan minuman.

Posting Pada usia berapa bayi bisa diberi madu? muncul pertama kali Halo Sehat.

5 jenis pantangan makanan untuk pasien penyakit jantung

Penyakit jantung dapat menyebabkan komplikasi parah yang mengancam jiwa. Oleh karena itu, orang yang mengalami gejala penyakit kardiovaskular harus segera mencari pertolongan medis. Jadi, agar gejalanya tidak kambuh, penderita harus minum obat. Selain itu, hindari pantangan makanan yang dapat memperburuk penyakit jantung. Lantas, makanan dan minuman apa yang dilarang bagi penderita penyakit jantung? Temukan jawabannya di bawah ini.

Makanan yang dilarang bagi penderita penyakit jantung

Penyakit jantung tidak bisa disembuhkan, tapi gejalanya bisa dikontrol dengan obat-obatan. Mulai dari mengonsumsi obat-obatan seperti heparin hingga menjalani prosedur medis, seperti angioplasti.

Tak hanya itu, para penderita penyakit jantung pun harus cermat dalam memilih makanan dan minuman. Mereka harus meningkatkan konsumsi makanan yang menyehatkan jantung, seperti buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan ikan yang kaya omega 3.

Sebaliknya, jika pasien tetap ngotot mengonsumsi makanan dan minuman yang dilarang untuk penyakit jantung, pengobatan tidak akan efektif.

Jika Anda didiagnosis menderita berbagai jenis penyakit jantung, seperti aterosklerosis atau aritmia, daftar makanan tabu yang harus dihindari meliputi:

1. Makanan tinggi lemak dan kolesterol

Penyebab penyakit jantung yang paling umum adalah penyempitan dan penyumbatan arteri oleh plak. Pada orang sehat, pembuluh darah ini memberikan aliran darah kaya oksigen ke jantung.

Namun, pada penderita penyakit jantung, jalur ini menjadi lebih sempit karena adanya plak. Akibatnya aliran darah tidak lancar.

Plak di arteri dibentuk oleh lemak dan kolesterol dari makanan yang Anda makan setiap hari. Jika makanan tinggi lemak dan kolesterol sering dikonsumsi, risiko penyakit jantung akan semakin besar.

Jika penderita penyakit kardiovaskular mengonsumsi makanan tersebut, maka kondisi jantung dan pembuluh darahnya akan semakin memburuk. Itu sebabnya, jenis makanan ini menjadi pantangan bagi penderita penyakit jantung.

Contoh makanan yang dilarang untuk penyakit jantung adalah pizza, burger, daging berlemak, dan aneka gorengan.

2. Daging olahan

Sumber protein hewani baik untuk jantung. Anda bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari daging sapi. Namun, bukan daging sapi olahan, seperti sosis, kornet, atau bacon.

Daging jenis ini mengalami proses pengolahan yang biasanya ditambah dengan bahan pengawet. Pengawet daging yang paling umum digunakan adalah nitrit dan garam.

Orang dengan masalah jantung diharuskan mengurangi asupan garamnya. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, garam dapat meningkatkan tekanan darah dan mengurangi aliran darah kaya oksigen ke jantung.

Saat tekanan darah tinggi, jantung akan mendapat banyak tekanan dan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada penderita penyakit kardiovaskular, arteri bisa rusak dan akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Daripada mengonsumsi makanan yang dilarang untuk penderita penyakit jantung, lebih baik Anda memilih hidangan daging sapi selain lemak segar.

3. Mayones dan margarin yang tinggi lemak trans

Sebagai pelengkap dan penyedap rasa, mayonaise sering ditambahkan ke dalam makanan. Sebut saja burger, salad, dan junk food lainnya. Meski enak, ternyata para penderita penyakit jantung harus menghindari makanan tersebut.

Konsumsi mayonaise dan margarin yang mengandung lemak trans dikhawatirkan memicu peningkatan kolesterol dan memperburuk penyakit kardiovaskular. Anda bisa menggunakan yogurt tawar rendah lemak sebagai pengganti mayones. Gunakan yogurt ini sebagai topping untuk salad sehat Anda.

Anda juga bisa mengganti mayones ini dengan minyak zaitun yang menyehatkan jantung. Namun, penggunaan minyak zaitun juga harus dibatasi.

4. Makanan ringan dan makanan asin

Membatasi asupan garam merupakan salah satu aturan pola makan bagi penderita penyakit kardiovaskular. Makanya, tak diragukan lagi jajanan asin seperti makaroni gurih atau keripik kentang merupakan makanan yang dilarang bagi penderita penyakit jantung.

Anda bisa mengganti camilan tersebut dengan makanan yang lebih sehat, seperti pisang, apel, atau dengan yogurt topping almond atau stroberi.

Lalu, pastikan hidangan yang sedang Anda proses tidak menambahkan banyak garam. Coba tambahkan bumbu agar makanan tetap enak dan menggugah selera.

5. Makanan tinggi gula

Obesitas merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular sekaligus memperburuk kondisi. Oleh karena itu, dokter akan meminta pasien penyakit jantung untuk menjaga berat badannya agar tetap terkendali; tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus.

Agar Anda tidak kegemukan, konsumsi makanan tinggi gula harus dihindari. Apalagi dikonsumsi terlalu sering. Contoh makanan tinggi gula yang menjadi pantangan bagi penderita penyakit jantung adalah manisan buah kering, permen, kue-kue manis, dan es krim.

Anda lebih baik makan yogurt tawar rendah lemak, buah segar, atau almond tawar.

Tak hanya makanan, ada juga jenis minuman yang dilarang

Bagi Anda yang menderita penyakit jantung, selain perlu memperhatikan makanan yang dilarang, ada juga minuman yang sebaiknya dihindari yaitu soda dan minuman bersoda. Minuman jenis ini diketahui memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan asupan kalori yang berlebihan setiap harinya.

Orang dengan penyakit kardiovaskular perlu membatasi asupan kalori untuk mengendalikan berat badan mereka. Jika asupan kalori berlebihan dibarengi dengan kurangnya aktivitas fisik, berat badan Anda akan bertambah. Kondisi ini bisa memperburuk kondisi jantung.

Selain tinggi gula, soda dan minuman bersoda tidak banyak mengandung nutrisi. Alangkah baiknya jika Anda mengutamakan air minum dan menambahkan jus buah atau infused water sebagai variasi.

Menemukan makanan yang aman untuk penyakit jantung mungkin tidak mudah bagi Anda. Tapi, Anda tidak perlu khawatir. Lakukan konsultasi lebih lanjut dengan ahli jantung atau ahli gizi yang menangani kondisi Anda.

Pos 5 jenis pantangan makanan untuk pasien penyakit jantung pertama kali muncul Halo Sehat.

Berbagai Pilihan Perawatan untuk Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E. coli) yang berkembang di uretra. Meski biasa terjadi, tetap tidak boleh mengabaikan penampilan mereka. Untuk menghindari risiko ini, Anda harus segera memulai pengobatan. Lalu, obat apa saja yang bisa digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih?

Obat untuk mengobati infeksi saluran kemih

obat tidur untuk ibu hamil

Setelah pasien mengetahui bahwa hal tersebut menyebabkan infeksi saluran kemih dan benar-benar terdiagnosis, umumnya pengobatan yang harus dilakukan pasien adalah dengan meminum obat yang telah diresepkan.

Namun, dalam beberapa kasus disertai kondisi lain, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi sebagai obatnya. Berikut berbagai pilihan medis untuk pengobatan infeksi saluran kemih.

1. Antibiotik

Karena penyakit ini disebabkan oleh bakteri, biasanya antibiotik menjadi pilihan pertama untuk obat infeksi saluran kemih. Namun, jenis antibiotik beserta dosis dan lama pemakaiannya akan ditentukan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan infeksi yang Anda alami.

Pada umumnya antibiotik untuk infeksi saluran kemih diminum selama 3-7 hari. Untuk infeksi yang tidak terlalu parah, dokter Anda mungkin merekomendasikan durasi pengobatan yang lebih pendek sekitar satu hingga tiga hari. Pada kasus yang lebih parah, dokter akan merekomendasikan rawat inap dan memberikan antibiotik melalui infus.

Antibiotik yang biasa diresepkan untuk infeksi saluran kemih ringan meliputi:

  • Trimethoprim-sulfamethoxazole (Bactrim, Septra)
  • Minocycline
  • Fosfomisin (Monurol)
  • Nitrofurantoin (Macrodantin, Macrobid)
  • Antipiretik
  • Penisilin (Ampisilin, Amoksisilin, Ertapenem, Eritromisin, Vankomisin, Doksisiklin, Aztreonam, Rifampisin)
  • Cephalexin (Keflex)

Pada kasus infeksi yang parah, obat golongan fluoroquinolone dapat digunakan. Apalagi pada kasus infeksi yang tidak kunjung sembuh setelah diberikan antibiotik jenis lain atau adanya komplikasi dari infeksi saluran kemih seperti infeksi ginjal (pielonefritis), obat fluoroquinolone seringkali menjadi pilihan.

Dokter Anda mungkin meresepkan antibiotik dosis rendah untuk digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama untuk membantu mencegah infeksi berulang. Seringkali, gejala bisa hilang dalam beberapa hari setelah pengobatan. Namun biasanya Anda harus tetap minum obat selama lebih dari seminggu atau sesuai arahan dokter Anda.

Selain antibiotik oral, pilihan lain adalah antibiotik yang diberikan melalui infus intravena. Biasanya pengobatan ini diberikan kepada pasien ISK yang sedang hamil, mengalami demam, atau tidak mampu menahan cairan atau makanan.

Pengobatan akan dilakukan di rumah sakit, nantinya pasien tetap akan diberikan obat oral untuk melanjutkan pengobatan setelah pulang.

Jika pasien mengalami infeksi ginjal yang lebih parah atau alergi terhadap fluoroquinolone, pilihan obat lain mungkin termasuk Ceftriaxone, Gentamicin, dan Tobramycin.

2. Obat anti nyeri

Terkadang, infeksi saluran kemih juga dapat menyebabkan gejala seperti nyeri saat buang air kecil. Untuk mengatasi rasa sakitnya, ada beberapa obat penghilang rasa sakit yang bisa digunakan. Pereda nyeri yang dijual bebas seperti asetaminofen (parasetamol) atau ibuprofen, dan analgesik adalah beberapa pilihan.

Phenazopyridine merupakan jenis obat analgesik yang dapat membantu meredakan nyeri akibat infeksi saluran kemih. Phenazopyridine akan mengurangi intensitas nyeri di sekitar kandung kemih, sensasi panas, iritasi, dan mengurangi keinginan untuk buang air kecil terus menerus.

Obat ini bisa berupa kapsul atau tablet, biasanya diminum sekitar tiga kali sehari setelah makan. Obatnya tidak boleh diminum jangka panjang dan sebaiknya hanya dipakai selama 48 jam.

Perlu diketahui, obat ini juga tidak bisa digunakan untuk menggantikan antibiotik, sehingga fungsinya hanya sebagai obat pelengkap saja. Jika ingin menggunakannya, konsultasikan dulu dengan dokter.

3. Terapi hormon

Obat lain yang bisa dipilih untuk mengatasi infeksi saluran kemih adalah terapi hormon. Namun, terapi hormon biasanya dilakukan pada pasien wanita yang sudah memasuki masa menopause.

Perlu diketahui, saat seorang wanita mengalami menopause, maka pH vagina meningkat atau menjadi lebih basa sehingga menyebabkan perkembangbiakan bakteri jahat juga meningkat.

Dengan demikian, hormon estrogen dibutuhkan untuk menyeimbangkan kembali pH di vagina. Mengingat produksi hormon estrogen yang menurun, wanita menopause juga membutuhkan terapi hormon estrogen.

Penanganan berupa terapi hormon estrogen sintetis yang diresepkan untuk mengatasi gejala infeksi saluran kemih. Terapi hormon tersedia dalam bentuk krim (Premarin, Estrace), tablet kecil (Vagifem), atau cincin fleksibel yang dimasukkan ke dalam vagina dan dipakai selama tiga bulan (Estring).

Masing-masing obat di atas memiliki persyaratan dosis yang berbeda, cara penggunaannya, dan risiko efek sampingnya. Jadi, konsultasikan dengan dokter Anda tentang obat mana yang cocok untuk kondisi Anda.

Adakah prosedur pembedahan untuk infeksi saluran kemih?

Penderita dapat menjalani prosedur pembedahan sebagai pengobatan jika infeksi saluran kemihnya disertai kondisi lain. Beberapa dari mereka adalah:

  • Pasien ISK yang memiliki kondisi penyakit prostat, seperti prostatitis yang menyumbat leher kandung kemih, batu prostat, atau prostatitis berulang. Ini hanya terjadi pada pasien pria.
  • Epididimitis yang membuat saluran sperma menjadi kusut.
  • Pielonefritis emfisematosa (EPN), infeksi parah pada parenkim ginjal yang menyebabkan penumpukan gas di jaringan.

Operasi yang dilakukan tentunya tergantung dari kondisi yang menyertainya. Pada masalah prostat, misalnya, jika ada batu yang menghalangi urine, dokter mungkin akan melakukan prosedur untuk mengangkat atau memotong jaringan. Kemudian pada pasien EPN, pasien membutuhkan nefrektomi segera untuk mengangkat bagian yang rusak.

Cara mudah untuk mempercepat proses penyembuhan di rumah

Keberhasilan mengobati infeksi saluran kemih tidak lepas dari cara Anda menjalani kehidupan sehari-hari. Penyakit ini bisa disebabkan oleh beberapa kebiasaan tidak sehat seperti jarang minum air dan seringnya kehilangan kesehatan dan kebersihan alat kelamin.

Ada pengobatan alami untuk infeksi saluran kemih. Hal-hal yang mudah untuk Anda konsumsi, seperti makan cranberry dan buah-buahan yang mengandung vitamin C. Untuk memperlancar proses penyembuhan, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah selain minum obat.

1. Minum banyak air

Meningkatkan asupan cairan dapat membantu tubuh Anda mengeluarkan lebih banyak urine untuk mengeluarkan bakteri. Air adalah pilihan terbaik Anda, tetapi Anda juga bisa minum jus buah asli atau makan buah dan sayuran segar yang kaya air, seperti semangka dan mentimun, untuk membantu meningkatkan produksi urin.

Ini juga membantu mengurangi kemungkinan bakteri menempel pada sel di dinding saluran kemih yang dapat menyebabkan infeksi.

2. Konsumsi vitamin C.

Selain meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh, suplemen vitamin C juga membantu meningkatkan keasaman urine yang akan mempercepat proses penyembuhan.

3. Istirahat yang cukup

Istirahat total dan hindari aktivitas tertentu yang dapat memerangkap panas dan kelembapan di area selangkangan. Suhu yang lembab bisa membuat bakteri lebih subur. Dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk tidak berhubungan seks sampai infeksi benar-benar sembuh agar tidak menginfeksi pasangan Anda.

4. Menjaga kebersihan pribadi

Selalu perhatikan kebersihan diri, tidak hanya saat Anda sakit tapi juga sebelum dan sesudah sembuh. Hati-hati dengan kebersihan vagina untuk mencegah kuman dari kulit di sekitarnya menyusup ke uretra. Saat mandi, lebih baik menggunakannya mandi daripada mandi bak mandi. Gunakan sabun netral tanpa pewangi.

Judul Berbagai Pilihan Perawatan untuk Mengobati Infeksi Saluran Kemih muncul untuk pertama kalinya Halo Sehat.

Ibu yang positif COVID-19 dapat menyusui tanpa menularkan ke bayinya

Para ibu yang positif COVID-19 dapat terus menyusui bayinya dan tidak menularkan virus corona selama dapat melakukan berbagai tindakan pencegahan. Bagaimana Anda bisa menyusui bayi Anda dengan aman bahkan jika Anda menderita COVID-19?

Ibu yang terinfeksi COVID-19 dapat menyusui bayinya dengan aman

ibu menyusui yang positif COVID-19

Studi baru-baru ini menemukan bahwa ibu dengan COVID-19 dapat menyusui bayinya dengan aman tanpa menularkan virus. Penelitian tersebut melibatkan 120 bayi baru lahir dari ibu yang positif COVID-19.

Sekitar tiga perempat wanita hamil mengalami gejala COVID-19 dari rumah dan sekitar setengahnya hanya mengalami gejala selama persalinan. Di rumah sakit, para ibu diperbolehkan berbagi kamar dengan bayinya. Namun, bayinya harus disimpan di boks bayi yang berjarak 1,8 meter dari tempat tidur ibunya.

Ibu dapat menyusui bayinya jika sudah merasa cukup sehat atau gejala COVID-19 sudah mereda. Namun sebelumnya para ibu harus mencuci tangan, memakai masker, dan membasuh payudaranya sebelum menyentuh bayi.

Semua bayi dites COVID-19 dalam 24 jam pertama setelah lahir, tidak ada yang dinyatakan positif. Setelah satu minggu, 79 bali diuji ulang dan semuanya negatif. Kemudian dua minggu kemudian, 72 bayi diuji untuk ketiga kalinya. Tidak ada hasil yang terbukti positif COVID-19.

Peneliti kemudian melakukan pemantauan jarak jauh terhadap 50 bayi setelah mereka berusia satu bulan. Alhasil, perkembangan sang buah hati berjalan tanpa hambatan, baik pada ibu yang positif COVID-19 dengan gejala maupun gejala. positif tanpa gejala.

“Kami berharap penelitian ini memberikan sedikit jaminan kepada ibu baru bahwa risiko penularan COVID-19 kepada bayinya cenderung rendah,” kata dr. Christine Salvatore, rekan penulis laporan studi. Dr. Salvatore adalah spesialis penyakit menular pediatrik di Weill Cornell Medicine-Komansky Presbyterian Children's Hospital New York.

Penulis mengatakan menyusui dan kontak fisik langsung antara ibu dan bayi baru lahir sangat penting untuk kesehatan jangka panjang anak. Temuan ini memungkinkan ibu yang terinfeksi COVID-19 untuk terus menyusui dan tidak kehilangan momen-momen tersebut saat menerapkan protokol kesehatan.

Namun, mereka menekankan bahwa kajian tersebut masih dalam skala yang relatif kecil, sehingga diperlukan kajian yang lebih besar untuk memastikan keakuratan hasil penelitian.

Menjaga bayi agar tidak tertular COVID-19

ibu yang terinfeksi covid-19 dapat menyusui

Riset ini memberikan gambaran baru karena sebelumnya telah dilaporkan beberapa kasus bayi positif COVID-19 dalam kurun waktu 48 jam setelah lahir. Bayi-bayi ini diduga tertular COVID-19 dari rahim ibunya.

Temuan terbaru tentang COVID-19 yang terus berkembang membutuhkan tenaga medis dan masyarakat untuk terus menyesuaikan diri. Pedoman untuk ibu hamil dan menyusui yang terinfeksi COVID-19 juga terus berubah seiring dengan semakin banyaknya pengetahuan para ilmuwan tentang bahaya dan cara penularan virus corona.

Di awal pandemi, Akademi Ilmu Kesehatan Anak Amerika (AAP) awalnya merekomendasikan agar ibu yang terinfeksi COVID-19 dipisahkan dari bayinya. AAP juga merekomendasikan agar bayi diberi susu botol.

Namun, AAP telah diperbarui pedoman Mereka mengatakan bahwa ibu yang positif COVID-19 dapat berbagi kamar dan menyusui dengan tindakan pencegahan tertentu.

Ibu yang positif COVID-19 kini dapat terus menyusui bayinya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Namun kondisi ini tidak berlaku jika sang ibu mengalami gejala COVID-19 yang parah.

Ibu Pos Positif COVID-19 dapat menyusui tanpa menularkan ke bayinya saat pertama kali Halo Sehat muncul.

5 Cara Sederhana untuk Bersantai Setelah Latihan

Bagaimana perasaan Anda setelah berolahraga? Pasti badan akan berkeringat dan jantung akan berdebar kencang, bukan? Ya, itulah contoh bagaimana tubuh bereaksi saat berolahraga. Nah, untuk mengembalikan kondisi Anda ke normal, Anda perlu merilekskan tubuh Anda. Bagaimana caranya? Simak tips berikut ini.

Tips relaksasi tubuh yang mudah dilakukan setelah berolahraga

Aktivitas fisik seperti olahraga membutuhkan energi dan gerakan sehingga otot dan persendian akan bekerja keras. Otot membutuhkan darah dan oksigen ekstra agar jantung dan paru-paru juga akan bekerja lebih intens dari biasanya. Begitu juga dengan kerja otak, ginjal, kulit dan sistem pencernaan.

Semua aktivitas tersebut harus diperhatikan agar Anda memanjakan tubuh. Caranya dengan membuat tubuh dan pikiran Anda lebih rileks. Berikut ini tips untuk relaksasi tubuh yang sehat setelah berolahraga.

1. Rendam dalam air hangat

mandi air panas

Nyeri otot dan nyeri adalah efek samping yang umum terjadi setelah berolahraga. Apalagi jika Anda tidak melakukan aktivitas fisik ini secara rutin. Ini normal karena otot memberi banyak tekanan pada aktivitas ini. Untuk meredakan kondisi dengan memperbaiki dan memulihkan otot, Anda bisa mandi air hangat.

Panas dari air dapat menembus kulit, jaringan dan otot sehingga cocok untuk relaksasi tubuh. Rendam selama sekitar 20 menit. Jangan mandi terlalu lama, karena bisa mengeringkan kulit. Pastikan juga untuk minum banyak air sebelumnya.

2. Menggosok tubuh dengan scrub

tips untuk memilih sabun mandi

Olahraga bisa membuat tubuh berkeringat, sehingga memudahkan kotoran menempel. Jadi, tidak ada yang salah sebelum Anda berinisiatif mandi untuk membersihkan tubuh dengan scrub. Selain menghilangkan kotoran, keringat, menggosok dengan scrub bisa mengangkat sel kulit mati.

Gosok dengan lembut, mulai dari kaki, perut, lengan, ketiak, hingga bagian belakang leher dan punggung. Jadi tidak hanya tubuh Anda akan kembali bugar, kulit Anda juga akan menjadi lebih segar.

3 Spa kaki

perawatan kaki

Lari, lompat, jalan kaki, dan olahraga lain yang membebani kaki dapat menyebabkan nyeri dan lecet. Untuk membantu mengendurkan otot-otot kaki Anda dan membantu luka lebih cepat kering, Anda bisa melakukannya spa kaki. Caranya mudah, perlu siapkan air hangat, ember atau wadah berisi air, dan garam epsom.

Garam yang Anda gunakan bukanlah garam biasa, melainkan garam epsom. Garam ini mengandung campuran elektrolit yang baik untuk jantung, otot dan saraf. Salah satunya magnesium yang dapat meredakan peradangan dan meredakan nyeri pada otot.

4. Gunakan krim kaki

relaksasi tubuh

Setelah melakukan spa kaki, tindakan selanjutnya adalah menerapkan krim kaki di kakimu. Haruskah ini dilakukan? Ya, karena olahraga dapat membuat kaki Anda lebih stres, terutama jika Anda berjalan tanpa alas kaki dengan santai.

Krim kaki khusus membantu mencegah kapalan, melembabkan kulit kaki, dan mencegah kulit dari pecah-pecah. Oleskan krim kaki dan pijat dengan lembut untuk menghilangkan rasa sakit sekaligus.

5. Nikmati susu atau es krim susu

susu dan buah

Selain minuman isotonik, susu atau ice cream susu bisa menjadi pilihan minuman yang enak dan nikmat setelah berolahraga. Apalagi dengan penambahan buah, rasanya akan semakin enak. Susu atau es krim susu mengandung banyak protein dan sedikit karbohidrat yang dapat mengembalikan sel-sel otot yang rusak dan memberikan energi.

Ini dapat memulihkan kebugaran tubuh, memulihkan cairan tubuh yang hilang, dan mencegah Anda merasa lemah.

Pos 5 Cara Sederhana untuk Bersantai Setelah Latihan untuk pertama kalinya Halo Sehat.

7 Cara Alami Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) atau biasa disebut Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri yang tumbuh di saluran kemih. Infeksi saluran kemih dapat terjadi baik pada pria maupun wanita, tetapi wanita lebih rentan terhadap infeksi ini.

Umumnya penyakit akibat infeksi bakteri harus diobati dengan antibiotik. Namun, terdapat berbagai ramuan alami yang dapat digunakan sebagai obat pendamping infeksi saluran kemih. Apa saja?

Gejala dan penyebab infeksi saluran kemih

Sebelum mengetahui berbagai pengobatan alternatif untuk mengobati penyakit ini, ada baiknya mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan infeksi saluran kemih dan gejala apa saja yang bisa muncul.

Ada beberapa pemicu yang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, di antaranya:

  • Obstruksi atau obstruksi pada saluran kemih, seperti batu ginjal.
  • Ada kesulitan buang air kecil di kandung kemih.
  • Penggunaan alat kontrasepsi seperti diafragma dan kondom.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit atau kemoterapi.
  • Pada pria, hal itu juga bisa dipicu oleh kelenjar prostat yang membesar.

Seperti penyakit lainnya, infeksi saluran kemih juga memiliki beberapa gejala. Berikut ini adalah gejala yang harus diwaspadai.

  • Urine yang keruh atau bahkan berdarah.
  • Tinja berbau tidak sedap karena urin.
  • Dorongan untuk buang air kecil lebih dari biasanya.
  • Adanya kram di perut bagian bawah.
  • Demam hingga 38 derajat Celcius.
  • Ada perasaan cemas atau bingung.

Pengobatan alami apa yang dapat dilakukan untuk infeksi saluran kemih?

Mengobati infeksi saluran kemih tidak hanya bisa dilakukan secara medis dengan menggunakan obat-obatan dari dokter, tapi bisa juga dilakukan dengan beberapa alternatif alami yang bisa Anda temukan di rumah. Ini beberapa di antaranya.

1. Minumlah air

Minum air putih secara rutin setiap hari bisa menjadi langkah awal untuk mengobati infeksi saluran kemih. Faktanya, delapan hingga sepuluh gelas per hari bisa membantu menghilangkan bakteri melalui urine yang Anda keluarkan.

Kebutuhan air putih dalam sehari bisa berbeda-beda dari orang ke orang. Namun, jika Anda memiliki penyakit seperti batu ginjal, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter berapa gelas air yang aman dikonsumsi setiap hari.

Jika Anda mengalami infeksi saluran kemih, Anda juga disarankan untuk mengurangi minuman berwarna dan berkafein seperti kopi, teh, dan soda. Kafein dapat memperburuk infeksi saluran kemih. Selain kafein, Anda juga harus menghindari minuman beralkohol, minuman manis, jus jeruk, jus lemon, jeruk nipis, dan anggur.

2. Makan buah dengan vitamin C

Anda diminta untuk tidak meminum minuman seperti jeruk, tetapi Anda dapat menemukan vitamin C dalam buah-buahan hijau atau Anda dapat makan tomat, buah yang paling mudah ditemukan.

Konsumsi vitamin C akan membantu menurunkan pH urine, sehingga peluang bakteri penyebab infeksi saluran kemih bertahan akan semakin kecil. Menurut National Institutes of Health, dalam satu hari wanita harus memenuhi sekitar 75 mg vitamin C, sedangkan pria membutuhkan sekitar 90 mg.

3. Asparagus

Ternyata, asparagus juga bisa menjadi obat alami untuk membantu mengatasi infeksi saluran kemih. Hal ini dinyatakan dalam studi yang diterbitkan di Jurnal Afrika Pengobatan Tradisional, Pelengkap dan Alternatif pada tahun 2008.

Peneliti melaporkan bahwa bahan aktif dalam asparagus memiliki fungsi antibakteri yang bekerja melawan bakteri penyebab infeksi saluran kemih. Bukan hanya itu, tetapi asparagus juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Berries, apel dan persik

Buah-buahan ini mengandung d-mannose, yaitu sejenis gula alami. Tubuh manusia sebenarnya mampu menghasilkan gula ini sendiri, tetapi sebagian besar d-mannose dikeluarkan melalui urin. Oleh karena itu, perlu meningkatkan asupan d-mannose dari berbagai makanan yang mengandungnya.

Dari penelitian yang dilakukan oleh The National Institute for Health and Care Excellence di Inggris, d-mannose terbukti dapat mencegah ISK berulang secara signifikan dibandingkan dengan orang yang tidak minum obat sama sekali.

Selain itu, d-mannose juga membantu meningkatkan proliferasi bakteri baik dalam tubuh untuk melawan bakteri jahat yang menyebabkan infeksi. Jika ingin merasakan khasiatnya, Anda bisa mendapatkannya dari buah beri, apel, dan persik.

5. Buah cranberry

Cranberry adalah obat alami yang sering digunakan untuk membantu mengobati kondisi yang terkait dengan masalah kemih, termasuk infeksi saluran kemih.

Buah ini mengandung antioksidan fitonutrien yang disebut Proanthocyanidins tipe-A. Kandungan ini dipercaya dapat mencegah bakteri E. coli menempel pada lapisan kandung kemih.

Menempelkan bakteri ke jaringan tubuh akan memudahkan mereka untuk berkembang biak. Dengan mengonsumsi buah cranberry ini, Anda akan terbantu untuk terhindar dari proses ini.

Dilansir dari sebuah penelitian, cranberry juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri Proteus mirabilis yang biasa ditemukan pada infeksi saluran kemih. Tidak hanya bisa mengonsumsi buahnya saja, kini banyak suplemen dari ekstrak cranberry yang bisa Anda coba.

6. Minyak esensial

Minyak atsiri telah lama dikenal sebagai alternatif yang efektif untuk mengurangi beberapa gejala penyakit. Penggunaannya juga bisa dijadikan sebagai obat alami untuk mengobati infeksi saluran kemih.

Minyak oregano misalnya, dipercaya dapat menghambat pertumbuhan E. coli atau bakteri lain yang resisten terhadap antibiotik.

Minyak lavender dikatakan dapat membunuh bakteri, jamur, dan sumber infeksi lainnya. Selain itu, minyak lavender kaya akan antioksidan yang dibutuhkan untuk melawan peradangan pada tubuh.

Cara menggunakannya adalah dengan memasukkan minyak secukupnya ke dalam wadah berisi air panas dan menghirup uapnya.

Sayangnya, meski cenderung aman, keefektifan minyak esensial dalam mengobati infeksi saluran kemih masih belum pasti. Kebanyakan dokter juga belum merekomendasikan perawatan ini.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk membantu mengobati infeksi saluran kemih

Meski ada beberapa pengobatan alami yang sudah terbukti bisa mengurangi gejala infeksi saluran kemih, bukan berarti Anda bisa bergantung sepenuhnya pada ramuan di atas.

Pengobatan utama yang bisa menyembuhkan ISK masih antibiotik, jadi ada baiknya menggunakan ramuan di atas hanya sebagai pendamping. Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Selain pengobatan alami, ada juga berbagai kebiasaan yang bisa Anda mulai jika ingin mempercepat masa pemulihan.

1. Jangan menahan buang air kecil

Jangan pernah menahan buang air kecil, karena hal itu dapat menyebabkan lebih banyak bakteri berkembang di kandung kemih Anda.

Selain itu, Anda harus buang air kecil setelah berhubungan seks dengan pasangan, hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko bakteri masuk lebih dalam ke uretra.

2. Gunakan kompres panas

Paket bantal panas dapat dibeli di toko peralatan kesehatan. Menggunakan bantal panas bisa meredakan pegal atau nyeri di area kandung kemih.

Cara menggunakannya bukan dengan mengoleskannya langsung ke kulit, gunakan kain sebagai pemisah. Gunakan selama 15 menit agar tidak gosong.

3. Kenakan pakaian yang nyaman

Gunakan pakaian dengan bahan yang dapat membuat kulit bernafas, seperti celana dalam katun, celana longgar sebagai pengganti jeans, pakaian longgar, hal ini diperlukan agar tidak terasa lembap agar bakteri & # 039; tanah & # 039; di & # 039;. minus.

4. Perhatikan kebersihan area kandung kemih

Anda harus selalu memperhatikan kebersihan dan sanitasi yang digunakan. Anda juga tidak boleh menggunakan semprot atau sabun pembersih feminin. Bilas area genital dari depan ke belakang, lalu keringkan.

Ini untuk menghindari kuman yang berpindah ke uretra. Saat mandi, lebih baik menggunakannya mandi daripada berendam bak mandi. Gunakan sabun tanpa wewangian.

5. Gaya hidup sehat

Ubah gaya hidup seperti makanan yang dikonsumsi, sebaiknya makan lebih banyak buah dan sayur. Konsumsi air lebih sering daripada minuman berasa selain jus, atau minuman kemasan.

Jangan merokok dan selalu menjaga kebersihan pakaian yang akan Anda pakai itu sangat penting.

Jika solusi alami tidak berhasil?

Jika pengobatan alami tidak berhasil, Anda dapat kembali ke dokter. Perawatan alami hanya membantu mengurangi keparahan infeksi, tentunya perawatan alami selalu disertai dengan obat dari dokter.

Dokter Anda mungkin memberi Anda antibiotik. Selain itu parasetamol juga bisa dikonsumsi untuk mengurangi nyeri atau peri. Dokter mungkin juga memberikan pereda nyeri seperti acetaminophen atau parasetamol dan ibuprofen.

Ada juga obat lain seperti phenazopyridine (Pyridium) untuk mengurangi sensasi terbakar dan nyeri.

Pos 7 Cara Alami Mengobati Infeksi Saluran Kemih muncul saat Halo pertama kali sehat.

Apakah Anda sering menggoyangkan kaki saat tidur? Inilah penyebabnya

Jika Anda sering merasa ingin menggerakkan kaki atau bagian tubuh lain saat bersantai atau tidur, Anda mungkin mengalami hal ini sindrom kaki gelisah. Kondisi sindrom kaki gelisah atau biasa disebut RLS adalah kelainan yang berhubungan dengan gerakan atau sensasi pada tubuh Anda.

Biasanya, penderita mengalami perasaan seperti kesemutan, kesemutan, sensasi terbakar, gatal-gatal, atau rasa tidak nyaman pada kaki, atau bahkan bagian tubuh lainnya. Dengan menggerakkan tungkai atau anggota tubuh yang terasa terganggu akan sedikit mengurangi rasa tidak nyaman menderita.

Biasanya penderita akan sulit tidur pada malam hari, dan menimbulkan kelelahan pada siang hari akibat kualitas tidur yang terganggu.

Gejala sindrom kaki gelisah

  • Dorongan untuk selalu menggerakkan bagian tubuh yang dirasa tidak nyaman. Sensasi yang tidak nyaman akan hilang selama anggota tubuh masih bergerak.
  • Ketidaknyamanan menjadi lebih intens ketika Anda beristirahat, duduk untuk waktu yang lama, mengemudi atau bepergian dengan pesawat. Bagian tubuh akan mengeluarkan rasa gatal atau tidak nyaman jika penderita mengistirahatkan tubuhnya.
  • Biasanya keluhan menjadi lebih larut malam.

Siapa yang mengalami sindrom kaki gelisah?

Umumnya gangguan saraf ini menyerang ibu hamil dan juga lansia. Dilaporkan WebMd, kelainan ini lebih mungkin menyerang wanita, untuk kasus anak-anak dan remaja, terkadang ada kelainan yang menyerang mereka. Orang yang pernah diamputasi bisa mendapatkannya sindrom kaki gelisah terutama pada orang yang diamputasi.

Apa yang menyebabkan sindrom kaki gelisah?

Peneliti menyatakan, penyebab gangguan tersebut sindrom kaki gelisah karena zat kimia di otak adalah dopamin, tidak seimbang. Zat ini berfungsi untuk mengontrol motorik di otak kita untuk menggerakkan otot-otot tubuh. Penyebab lain juga bisa dilihat di bawah ini.

  • Penyakit

Berdasarkan penelitian, RLS dikaitkan dengan orang yang menderita beberapa penyakit yang berhubungan dengan gagal ginjal, kerusakan saraf, diabetes, dan penyakit Parkinson. Sensasi sindrom kaki gelisah juga bisa dialami saat tubuh Anda kekurangan zat besi.

  • Keturunan

Peneliti juga menyarankan agar orang tua lah yang bermasalah sindrom kaki gelisah berpotensi mengurangi gangguan pada anak-anak. Umumnya ini terjadi ketika orang tua sudah lanjut usia.

  • Efek obat

Bagi Anda yang mengonsumsi obat-obatan seperti antidepresan, methamine (sejenis obat), dan obat mual juga dapat berkontribusi pada munculnya gangguan tersebut. sindrom kaki gelisah.

Apakah RLS berbahaya? Bagaimana cara mengatasinya?

Gangguan ini seringkali sulit untuk tidur atau tetap berbaring selama tidur. Tentunya keluhan tidur ini harus segera diatasi karena dapat berdampak negatif bagi kesehatan dan kualitas hidup sehari-hari. Tingkat risiko yang Anda ambil akan tergantung pada kualitas istirahat harian Anda.

Coba perbaiki gaya hidup dengan lebih banyak makan makanan yang mengandung zat besi yang terkandung dalam sayuran, hindari rokok dan alkohol, jalan-jalan sebentar sebelum tidur kemudian pijat bagian tubuh yang sakit. Mulailah melakukan meditasi dan yoga, karena stres dapat memperburuk RLS Anda. Namun, jika sudah sangat mengganggu, Anda bisa berkonsultasi dan mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter

Posting Sering menggoyangkan kaki saat Anda tidur? Inilah alasan mengapa hal itu pertama kali muncul Halo sehat.

Scroll to top